Sejak penerapan
ISO/Guide 25: 1982, penggunaan sistem mutu laboratorium berkembang dengan pesat
karena banyak digunakan berbagai negara sebagai dasar membentuk sistem mutu di
laboratorium dan digunakan sebagai pedoman untuk mengetahui kemampuan
laboratorium oleh badan akreditasi maupun pelanggan. Indonesia telah mengadopsi
ISO / IEC 25 menjadi BSN-101 tentang persyaratan umum kemampuan Laboratorium
Kalibrasi dan laboratorium penguji. BSN-101 difokuskan pada kegiatan
laboratorium kalibrasi dan laboratorium pengujian dengan memperhatikan
persyaratan kemampuan laboratorium tercantum dalam Organisation for economic
Cooperation Development (OECD) tentang Good Laboratory practice (GLP).
Sistem mutu harus didokumentasikan secara penuh dan paling tidak mempunyai informasi sebagai berikut :
- Ruang lingkup tugas
laboratorium.
- Organisasi dan staf
laboratorium.
- Operasi, kalibrasi dan jadwal
maintenance peralatan dan instrumentasi.
- Spesifikasi dan instruksi
penyimpanan bahan kimia dan reagen.
- Inventarisasi prosedur test dan
analisa secara komplit dan rinci.
- Inventarisasi penuh dan rinci
tentang semua SRM (Standard Reference Material) baik yang disertifikasi
maupun khusus untuk laboratorium (in house) guna validasi analisa dan
kalibrasi peralatan.
- Dokumentasi, penyimpanan dan
arsip yang memadai untuk catatan contoh, data analisa mentah (raw),
laporan akhir test dan validasi hasiltermasuk SRM.
Dokumentasi sistem mutu tersebut harus dikomunikasikan, dimengerti dan diterapkan oleh semua personel laboratorium yang bersangkutan. Sistem mutu harus dikembangkan menjadi dokumen kerja yang merinci kebijakan dan tujuan serta keterkaitannya pada praktek berlaboratorium yang benar (GLP). Dokumen sistem mutu harus ditinjau sedikitnya sekali dalam setahun oleh personel yang berwenang untuk menjamin kesesuaian dan efektifitasnya secara berkesinambungan serta melakukan perubahan atau penyempurnaan jika diperlukan.
Elemen-elemen jaminan sistem mutu terdiri dari penggabungan antara persyaratan manajemen mutu yang mengacu pada ISO seri 9000 dan persyaratan teknis dari ISO/IEC Guide 25. Persyaratan kompetensi teknis yang meliputi: personel, peralatan, akomodasi, lingkungan, validasi metode, pengendalian, rekaman dan laporan merupakan persyaratan akreditasi yang harus dipenuhi oleh suatu laboratorium. Suatu bagian dari manajemen mutu adalah penilaian, pengukuran kinerja terhadap standar konsep manajemen mutu.
Sistem Manajemen Mutu Laboratorium IPA
Organisasi Laboratorium
Laboratorium memiliki
struktur organisasi yang setiap anggotanya memiliki tugas pokok dan fungsi
masing-masing. Kepala sekolah dalam organisasi laboratorium memiliki tugas dan
fungsi sebagai penanggungjawab.
Personal
Aspek personal dalam
manajemen mutu berkaitan dengan kompetensi dari setiap tenaga yang ada di
laboratorium. Kompetensi yang harus dimiliki setiap kepala laboratorium,
teknisi, dan laboran mengacu pada standar pemerintah No. 26 Tahun 2008.
Equipment
Equipment dimaksud
disini adalah peralatan yang ada di laboratorium. Adapun peralatan di
laboratorium yaitu tabung reaksi, cawan petri, pipet tetes, pengaduk, gelas
ukur, spiritus, dan segala alat yang biasa dipakai dalam praktikum.
Information
management
Informasi dibedakan
berdasarkan sifatnya ada 2 yaitu akuntabilitas dan responsibilitas. Informasi
yang bersifat akuntabilitas adalah informasi yang arahnya vertikal (keatas).
Informasi yang bersifat akuntabilitas dapat dikatakan administratif. Informasi
yang bersifat responsibilitas adalah informasi yang arahnya horizontal
(kiri-kanan dan bawah).
Proses Pengendalian
Proses pengendalian lebih menekankan pada penggunaan
bahan yang berbahaya terhadap praktikum terutama limbah. Setiap laboratorium
harus memiliki tempat pembuangan limbah hasil praktikum.
Purchasing and Inventor
Sebelum membeli barang untuk laboratorium sebaiknya
di data dahulu alat dan bahan yang ada di laboratorium. Alat dan bahan yang ada
dicek kelayakannya dan jumlahnya. Apabila stok alat atau bahan tinggal sedikit
sebaiknya cepat-cepat dibeli atau dipesan sebelum praktikum dilaksanakan agar
tidak menghambat keterlaksanaan praktikum.
Document and Record
Dokumen yang ada di laboratorium meliputi berita
acara serta dokumen-dokumen kegiatan yang ada di laboratorium. Perekaman
berkaitan dengan alat yang dipakai di laboratorium. Setiap kegiatan di
laboratorium harus terdokumentasi dengan baik sebagai pertanggungjawaban dalam
mengelola laboratorium.
Occurred Management
Manajemen terkait penyimpangan di laboratorium
ditekankan pada antisipasi. Keamanan dan keselamatan di laboratorium harus
dibuat standar operasional prosedur (SOP).
Assesment
Penilaian merupakan target ketercapaian untuk setiap
jenis layanan yang ada di laboratorium. Setiap kegiatan yang ada di
laboratorium haruslah dievaluasi atau dimonitoring.
Facility and Safety
Fasilitas yang mendukung keselamatan kerja di
laboratorium antara lain: ventilasi, lemari asam, alat pemadam kebakaran,
aliran listrik, aliran air, dan sebagainya. Selain itu, gunakanlah baju lab,
masker dan sarung tangan saat praktikum guna perlindungan diri dari bahaya zat
ataupun alat.
Customer service
Kerja customer service adalah piket terhadap
kebersihan dan pelayanan yang ada di laboratorium. Sekolah yang laboratoriumnya
tidak memiliki customer service bisa meminta siswa untuk membantu saat ada
praktikum akan tetapi tidak mengganggu aktivitas belajar siswa tersebut.
Process improvement
Proses kemajuan terhadap laboratorium dapat
dilakukan dengan cara merefleksi setiap kegiatan yang ada di laboratorium.
Refleksi ini sangat penting dilakukan guna kemajuan laboratorium. Tanamkanlah
prinsip: Hari ini lebih baik dari hari kemarin.
Dari ulasan diatas, terdapat 3 pertanyaan diantaranya :
1. Sejak kapan sistem mutu laboratorium berkembang pesat?
2. Hal-hal penting apa yang harus diperhatikan dalam meningkatkan sistem mutu laboratorium IPA?
3. Bagaimana melakukan dokumentasi sistem mutu?
Menurut pendapat saya dokumentasi sistem mutu bisa dilihat berdasarkan arsip alat dan bahan yang diterima serta keadaan alat yang ada di laboratorium
BalasHapusAssalmualaikum wr.wb, terima kasih atas ulasan yang telah diberikan. Saya akan menanggapi pertanyaan no 2
BalasHapusMenurut saya hal -hal penting yang harus diperhatikan dalam meningkatkan kualitas laboratorium IPA adalah optimalisasi pengelolaan laboratorium yang baik seperti pelaksanaan dalam peng-administrasian, perawatan, pengamanan, perencanaan untuk pengembangannya secara efektif dan efisien sesuai dengan tujuannya. Dalam melaksanakannya selalu berorientasi kepada faktor-faktor keselamatan yang terlibat dalam laboratorium dan lingkungannya. Jika pengelolaan dapat berjalan dengan baik maka kualitas dan mutu laboratorium IPA di sekolah pun juga akan meningkat. Terima Kasih
Menanggapi pertanyaan dua yaitu Hal-hal penting apa yang harus diperhatikan dalam meningkatkan sistem mutu laboratorium IPA?
BalasHapusUntuk meningkatat mutu Laboratorium IPA melalui organisasi laboratorium berjalan baik seperti adanya kepala laboratorium, Teknisi dan Laboran, serta Pengadministrasian laboratorium, pengelolaan alat dan bahan laboratorium, dan Penataan tata ruang suatu laboratorium yang baik diperlukan penempatan peralatan yang tersusun dengan rapi.
Salam
Agung Laksono
Menanggapi pertanyaan nomor 2. salah satu yang penting dilakukan adalah menyusun tata tertib yang efektif. Suatu laboratorium akan berjalan sesuai dengan baik bila disertai dengan aturan main yang dituangkan dalam tata tertib laboratorium. Sekecil apapun laboratorium, haruslah memiliki tata-tertib, karena tata tertib akan sangat mendukung terhadap keselamatan sendiri, orang lain dan lingkungan, serta untuk menunjang kelancaran kegiatan laboratorium. Setiap siswa atau orang lain yang akan bekerja di laboratorium harus mengetahui tata-tertib yang berlaku di laboratorium tersebut. Sebaiknya tata tertib dituangkan secara sistematis dan terstruktur.
BalasHapus2. Hal-hal penting apa yang harus diperhatikan dalam meningkatkan sistem mutu laboratorium IPA?
BalasHapussistem manajemen sangat di perhatikan dengan manajemen yang baik dan benar maka akan bernilai positif dalam mutu lab disekolah.
Assalamualaikum wr.wb
BalasHapusSaya mencoba menanggapi yang no 1.
Sejak penerapan ISO/Guide 25: 1982 penggunaan sistem mutu laboratorium berkembang dengan pesat karena banyak digunakan berbagai negara sebagai dasar membentuk sistem mutu di laboratorium dan digunakan sebagai pedoman untuk mengetahui kemampuan laboratorium oleh badan akreditasi maupun pelanggan.
Terima kasih
Menanggapi pertanyaan no 2
BalasHapushal-hal penting yang diperlukan dalam meningkatkan sistem mutu laboratorium menetapkan kebijakan mutu, tujuan mutu, struktur organisasi serta peraturan pengelolaan dan penggunaan laboratorium.
Menanggapi pertanyaan no 2
BalasHapushal-hal penting yang diperlukan dalam meningkatkan sistem mutu laboratorium menetapkan kebijakan mutu, tujuan mutu, struktur organisasi serta peraturan pengelolaan dan penggunaan laboratorium.
menanggapi pertanyaan nomor dua hal-hal penting yang diperlukan dalam meningkatkan sistem mutu laboratorium. menurut saya yang perlu diperhatikan pertama struktur organisasi laboratorium harus ada ,kemudian sistem pengelolaan laboratorium baik tata ruang yang tersusun rapi dan perawatan alat dan kebersihan laboraatorium
BalasHapusMenurut Pendapat saya, hal-hal penting apa yang harus diperhatikan dalam meningkatkan sistem mutu laboratorium IPA?
BalasHapusyaitu dengan cara meningkat sistem pengelolaan laboratorium disekolah yang dapat diartikan sebagai pelaksanaan dalam peng-administrasian, perawatan, pengamanan, perencanaan untuk pengembangannya secara efektif dan efisien sesuai dengan tujuannya. dengan cara itulah kualitas laboratorium IPA disekolah bisa meningkat.
Terima Kasih
BalasHapussaya akan coba menjawab pertanyaan No 3
Hal-hal penting apa yang harus diperhatikan dalam meningkatkan sistem mutu laboratorium IPA?
yang harus diperhatikan dalam meningkatkan mutu labor aadalah
1. Sumber daya manusia yang mempunyai kualifikasi dan pengalaman yang baik
2. Kalibrasi dan perawatan peralatan laboratorium yang tepat
3. Sistem jaminan mutu yang sesuai
4. Teknik pengambilan contoh uji dan metode pengujian yang telah divalidasi
5. Mampu telusur pengukuran dan sitem kalibrasi ke standar nasional/ Internasional
6. Sistem dokumentasi dan pelaporan data hasil pengujian
7. Sarana dan lingkungan pengujian.
Menurut pendapat saya hal-hal yang diperhatikan dalam meningkatkan mutu lab adalah fasilitas di Lab lengkap, alat-alat lab lengkap sehingga materi bisa dipraktikumkan dan sistem manajemen Lab di tingkatkan, kreativitas guru dll.
BalasHapusMenjawab pertanyaan no.3 Bagaimana melakukan dokumentasi sistem mutu?
BalasHapusMenurut saya dalam mendokumentasikan sistem harus dilakukan dengan cermat agar menjadi akurat dan mudah diakses.
menanggapi pertanyaan kedua Hal-hal penting apa yang harus diperhatikan dalam meningkatkan sistem mutu laboratorium IPA? menurut saya banyak hal yang harus diperhatikan, hal ini merupakan bagian dari manajemen laboratorium ipa itu sendiri seperti Tata ruang, Alat yang baik dan terkalibrasi, Infrastruktur, Administrasi laboratorium dan banyak hal lain nya. yang jika dikelola secara baik akan memaksimalkan mutu lab tersebut. terimakasih
BalasHapusMenurut pendapat saya untuk dokumentasi sistem mutu dapat dilakukan dengan membuat Struktur organisasi dan tugas fungsi masing-masing bagian secara tertulis dalam bentuk dokumen
BalasHapusMenanggapi pertanyaan nomor 3, dapat dengan melihat daftar invemtaris alat dan juga daftar swrta jadwalnkegiatan yang dilakkukan oleh lab tersebut dan bagaimana kegiatan tsb dilaporkan
BalasHapus